Dalam Rapat Paripurna DPR, Demokrat dan PKS Tolak Kenaikan Harga BBM

Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak wacana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite.
Penolakkan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2022).

“Kami ingin memyampaikan sikap PKS bahwa PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Karena masyarakat belum pulih benar dan belum cukup kuat bangkit dari terpaan pandemi Covid-19,” kata Mulyanto.
Anggota Komisi VI DPR RI ini mengatakan saat ini inflasi berada di angka 4,94 persen.
Angka itu, kata dia, tertinggi sejak Oktober 2015.
Baca juga: Ekonom Indef: Opsi Menaikkan Harga BBM Subsidi Lebih Tepat Secara Bertahap
Bahkan inflasi untuk kelompok makanan saat ini sebesar 15 persen.
Tak hanya itu, ia pun menuturkan pernyataan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang menyebut bahwa angka inflasi tertinggi hanya 5 sampai 6 persen.
“Itu kondisi belum adanya kenaikan BBM subsidi, kalau ada BBM subsidi dinaikan ini dipastikan inflasi sektor makanan akan meroket dan tentu saja akan menggerus daya beli masyarakat dan tingkat kemiskinan semakin meningkat,” ucap Mulyanto.
Baca juga: Partai Buruh: Kenaikan Harga BBM Akan Menajamkan Peningkatan Inflasi
“Padahal pimpinan, sejak Juli 2022 harga minyak terus turun dari USD140/barel, sekarsng menjadi USD90/barel. Urgensi kenaikan harga BBM subsidi sudah kehilangan makna,” lanjut dia.

About admin

Check Also

Ahmad Dhani Resmi Somasi Once Mekel, Nekat Nyanyikan Lagu Dewa 19 Ada Ancaman Hukuman : ColorNews24.com

JAKARTA – Ahmad Dhani secara resmi melayangkan somasi terbuka terhadap Once Mekel. Somasi terbuka disampaikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Comments