Tanggapan Pengamat soal Pencopotan Irjen Ferdy Sambo: Telat, Seolah Tunggu Desakan Publik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Langkah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencopot Irjen Pol Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri pasca-kasus baku tembak ajudannya menuai sorotan.
Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencopot Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut. 
Namun, menurut  Bambang Rukminto langkah pencopotan Irjen Pol Ferdy Sambo itu dinilai terlambat setelah banyak desakan yang meminta hal tersebut.
“Kita apresiasi langkah yang diambil Kapolri, meski agak terlambat dan seolah menunggu desakan publik,” kata Bambang Rukminto saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (19/7/2022).
Menurut Bambang Rukminto, kasus yang hingga kini masih terus bergulir ditemukan sejumlah kejanggalan.
“Mulai tindakan pengambilan CCTV, olah TKP yang melanggar Perkap 8/2009, menunda pengumuman kepada publik, mengalihkan isu dari penembakan menjadi pelecehan seksual, tidak menghadirkan tersangka penembakan dan kejanggalan-kejanggalan yang tidak diterima nalar publik,” ucap Bambang Rukminto.

Lebih lanjut, Bambang Rukminto mengungkapkan kejanggalan itu nantinya bermuara kepada tingkat ketidakpercayaan publik kepada Polri.
“Rangkaian pernyataan maupun tindakan yang dilakukan oleh kepolisian tersebut tentu tak bisa lepas dari monitor publik,” jelas Bambang Rukminto
Pencopotan Jabatan
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menon-aktifkan Irjen Pol Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri buntut kasus dugaan baku tembak antara ajudannya.

About admin

Check Also

Didampingi Fadly Faisal, Rebecca Klopper Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Video Syur : ColorNews24.com

JAKARTA – Rebecca Klopper akhirnya muncul di depan publik setelah video syur mirip dirinya viral …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Comments