Bencana Kemanusiaan di Mariupol, Vasyl Hamianin: Pelaku Kekejaman Harus Dibawa ke Pengadilan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selama tiga bulan invasi Rusia ke Ukraina sudah banyak jatuh korban jiwa dari warga sipil.
Pekan ini misalnya, pihak berwenang Ukraina melaporkan temuan 200 mayat di dalam ruang bawah tanah di Mariupol.
Melihat jumlah korban yang ditemukan menjadikannya salah satu itu serangan perang paling mematikan.

Menurut Kedutaan Besar Ukraina untuk Indonesia hingga saat ini tercatat pembantaian terjadi di Bucha, Irpin, Hostomel, Borodyanka.
Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin menegaskan bencana kemanusiaan di Mariupol memerlukan tanggapan hukum yang cepat dari komunitas internasional.
“Mereka yang melakukan kekejaman seperti itu harus segera dibawa ke pertanggungjawaban pidana, termasuk oleh Pengadilan Kriminal Internasional,” kata Vasyl Hamianin.
Kejahatan kemanusiaan yang dilakukan militer Rusia mendapat perhatian besar dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Pada Selasa (17/5/2022), mereka mengirimkan tim beranggotakan 42 orang ke Ukraina untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang sejak invasi Rusia.
Baca juga: Dubes Hamianin Berharap Indonesia Dukung Ukraina, Negara Lain Setop Menyediakan Peralatan Militer
Dalam sebuah pernyataan, kepala jaksa ICC Karim Khan mengatakan pengerahan tim tersebut merupakan yang terbesar terdiri dari penyelidik, ahli forensik dan staf pendukung dan akan bekerja dengan pihak berwenang Ukraina.

About admin

Check Also

Ahmad Dhani Resmi Somasi Once Mekel, Nekat Nyanyikan Lagu Dewa 19 Ada Ancaman Hukuman : ColorNews24.com

JAKARTA – Ahmad Dhani secara resmi melayangkan somasi terbuka terhadap Once Mekel. Somasi terbuka disampaikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Comments